Babi

Babi adalah hewan tangguh, cerdas, dan pandai beradaptasi. Tidak seperti kebanyakan mamalia berkuku lain, babi omnivora, yang berarti mereka memakan banyak jenis makanan. Selain tumbuhan, ada babi yang memakan jamur, serangga, dan bahkan mecit. Ada 16 spesies babi liar, mulai dari babi katai sepanjang 60 cm di India, sampai babi hutan raksasa sepanjang 1,2 m dari Afrika. Jumlah babi piaraan di dunia mencapai 900 juta ekor. Babi piaraan memiliki semua ciri yang juga dimiliki oleh saudaranya yang liar. Mereka memiliki kepala besar, ekor pendek, dan tubuh kekar. Mereka juga memiliki indra pendengaran dan penciuman yang amat tajam. Babi pertama kali dipelihara sekitar 5.000 tahun silam. Nenek moyang kebanyakan babi piaraan adalah celeng liar, namun di beberapa bagian Indonesia dan Filipina, ada babi piaraan yang merupakan keturunan babi liar Sulawesi. Celeng liar memiliki wilayah hidup yang jauh lebih luas dibandingkan spesies babi mana pun. Celeng ditemukan di Eropa dan Asia, juga di Afrika utara dan telah dibawa ke Amerika Utara. Seperti kebanyakan babi, celeng liar melahirkan banyak anak sekaligus, bisa mencapai 12 ekor anak. Anak celeng liar memiliki belang terang dan gelap di sepanjang tubuh untuk kamuflase. Belang-belang itu lenyap sewaktu mereka tumbuh dewasa.

Wombat

Wombat berkerabat dengan koala. Mereka memiliki tubuh pendek kekar dan dapat mencapai panjang 1 m. Ketiga spesies wombat hidup di Australia Selatan. Dua spesies memiliki hidung berambut, namun hidung wombat biasa tidak berambut. Wombat melahap rumput, biasanya di malam hari. Setiap wombat menjaga wilayah makannya sendiri, yang ditandai menggunakan air seni dan tumpukan kotoran. Wombat menggunakan tungkai dan cakar yang kuat untuk menggali liang di tanah. Liangnya dapat memiliki beberapa pintu masuk dan terowongan penghubung. Wombat betina memiliki kantong yang membuka ke arah belakang tubuh, sehingga kotoran tidak masuk sewaktu wombat sedang menggali tanah. Wombat melahirkan seekor anak, yang tetap dalam kantong ibunya selama enam bulan.

Kangguru Abu-Abu Barat

Jantan spesies ini dapat mencapai panjang lebih dari 2 m. Warna mereka bervariasi mulai dari keabu-abuan sampai cokelat. Betina berkomunikasi dengan anaknya menggunakan serangkaian decakan. Kangguru abu-abu barat menjelajahi daerah liar bersemak-semak di Australia Barat dan Selatan.

Kangguru Forester

Kangguru Forester adalah varietas kangguru abu-abu timur dan hanya ditemukan di pulau Tasmania. Kangguru ini biasanya memakan rumput, terutama pagi dan malam hari. Anak kangguru bergantung pada induknya untuk susu dan perlindungan selama 18 bulan.

Quokka

Walabi kecil ini ditemukan di Australia Barat daya, terutama di sebuah pulau lepas pantai bernama Rottnest. Quokka bersifat nokturnal, bersembunyi di bawah sesemakan saat siang hari. Namun, ia sering kali cukup berani untuk meminta sisa makanan pada turis.

Serigala Tasmania atau Tilasin

Tilasin adalah karnivora yang memburu mamalia kecil dan burung. Kanton pada perutnya menunjukkan bahwa tilasin bukanlah serigala, tetapi termasuk marsupialia. Di zaman prasejarah, ada banyak marsupialia karnivora besar, termasuk spesies yang mirip singa. Namun, tilasin adalah yang paling akhir bertahan hidup. Tilasin diburu sampai punah oleh para petani yang menuduhnya membunuh domba mereka. Tilasin terakhir terlihat di alam bebas tahun 1933.

Marsupialia

Kebanyakan marsupialia betina memiliki kantong untuk membawa bayi mereka. Mayoritas marsupialia, termasuk kangguru, walabi, dan koala, hidup di wilayah Australia. Namun, marsupialia juga ditemukan di Amerika Utara dan Selatan. Tedapat sekitar 315 spesies marsupialia di dunia. Umumnya mereka hidup di dataran, meskipun ada juga yang merupakan pemanjat hebat dan lebih senang tinggal di pepohonan atau sesemakan. Mereka mungkin vegetarian atau karnivora (pemakan daging).

Platipus

Sungai-sungai di Australia Timur dan Tasmania adalah tempat tinggal platipus, yang tubuhnya dapat tumbu mencapai 60 cm. Paruhnya yang membulat dan bagaikan karet peka terhadap sentuhan dan denyut elektromagnetik halus yang dihasilkan semua hewan. Platipus menggunakan indranya untuk menemukan mangsa invertebrata yang tersembunyi di bawah bebatuan atau lapisan lumpur di dasar sungai. Kakinya yang berselaput membantu platipus saat berenang. Ekornya yang berbentuk dayung membantu mengendalikan arah sewaktu berenang

Echidna

Echidna hidung-pendek hidup di Australia, Tasmania, dan Nugini. Panjangnya sekitar 45 cm dan tertutupi oleh rambut serta duri tajam. Echidna menggunakan moncongnya yang fleksibel dan lidahnya yang lengket untuk menarik semut dan rayap dari sarang mereka. Echidna tidak punya gigi. Serangga dilumatkan di antara banyak duri kecil di lidah dan langit-langit mulut. Cakarnya yang kuat digunakan untuk menggali liang sarang. Durinya melindungi dari predator dan moncongnya yang panjang digunakan untuk mencocok sarang semut dan rayap.

Mamalia Bertelur (Prototheria)

Tiga mamalia Australia bertelur, bukan melahirkan. Platipus yang semi-akuatik biasanya menghasilkan dua butir telur dan meletakkannya dalam liang. Echidna hidung-panjang dan hidun-pendek bertelur sebutir dalam kantong di perut. Seperti semua mamalia, echidna dan platipus menyusui anak, namun mereka tidak punya puting. Susu menyesap dari kelenjar susu induk ke jumputan rambut yang lantas dijilat bayi.

Beruang Kutub

Kebanyakan beruang kutub menghabiskan musim dingin di sarang. Beruang kutub betina menggali sarang di salju dan melahirkan di dalamnya. Saat mereka muncul di musim semi, anak-anak sudah berusia tiga atau empat bulan. Anak beruang kutub tinggal bersama ibunya selama lebih dari dua tahun.
Beruang kutub mempunyai nama ilmiah Ursus maritimu. Ia adalah mamalia besar dalam aturan marga keluarga biologi Ursidae. Dia termasuk spesies circumpolar yang terdapat di sekitar benua paling utara bumi, yaitu benua Artik dan termasuk beruang paling karnivora di antara keluarga beruang lainnya. Beruang kutub kadang-kadang juga diklasifikasi sebagai mamalia laut. Beruang kutub jantan memiliki berat antara 400 - 600 kilogram dan kadang-kadang dapat mencapai lebih dari 800 kg dengan tinggi mencapai lebih dari 2,5 meter. Sedangkan Beruang kutub betina hanya separuh dari berat beruang jantan dengan berat antara 200 – 300 kg dan tinggi sekitar 2 meter. Beruang kutub memiliki indera penciuman yang sangat tajam. Mereka dapat mencium bau bangkai ikan paus atau anjing laut dari jarak 20 mil.
Beruang kutub adalah perenang yang handal karena dapat berenang sejauh 60 mil tanpa berhenti. Mereka menggunakan tungkai depannya untuk berenang dan tungkai belakang sebagai kemudi. Kelenjar minyak pada kulitnya dapat meminyaki bulunya dengan baik sehingga tahan air dan membuat tubuhnya tetap kering selama berenang. Pada musim panas di Kutub Utara terutama pada bulan Mei - Juni, bulu - bulu beruang yang tebal mulai rontok untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil. Makanan utama Beruang kutub adalah ikan dan anjing laut. Mereka adalah hewan yang sabar ketika berburu, menunggu mangsa(anjing laut) yang sedang menyelam selama berjam - jam hingga sang target melompat ke daratan dan kemudian langsung diterkam beruang. Kekuatan melumpuhkan mangsanya berada pada cakar beruang yang tajam dan pukulan yang kuat dari kaki depannya. Seekor Beruang kutub dewasa membutuhkan asumsi lemak sebesar 2 kg per hari untuk dapat bertahan hidup disuhu yang dingin. Seekor anjing laut seberat 55 kg dapat memenuhi cadangan makanan bagi Beruang kutub untuk bertahan hidup selama 8 hari.

Beruang Cokelat

Beruang cokelat adalah beruang yang paling tersebar luas, ditemukan di seluruh belahan bumi utara, mulai dari Amerika barat laut hingga Rusia. Pada musim gugur, beruang cokelat makan banyak untuk membangun cadangan lemak tubuh. Pada musim dingin, beruang cokelat beristirahat dalam sarang yang mereka gali di tanah. Saat muncul di musim semi, mereka kurus dan lapar, dan pada awal musim panas, mereka mencari pasangan. Beruang cokelat sekarang langka. jenis terbesar beruang cokelat, beruang Kodiak, hidup di Alaska. Jantan dewasa dapat berbobot lebih dari tiga perempat ton.

Beruang Madu

Inilah spesies beruang terkecil, jarang tumbuh lebih dari 1,2 m. Ia menghuni hutan rimba Asia Tenggara. Beruang madu adalah pemanjat yang mahir. Ia memakan buah, serangga, burung kecil, dan pengerat. Panjang tubuhnya 1,40 m, tinggi punggungnya 70 cm dengan berat berkisar 50 – 65 kg. Bulu beruang madu cenderung pendek, berkilau dan pada umumnya hitam, matanya berwarna cokelat atau biru,selain itu hidungnya relatif lebar tetapi tidak terlalu moncong. Jenis bulu beruang madu adalah yang paling pendek dan halus dibandingkan beruang lainnya, berwarna hitam kelam atau hitam kecoklatan, di bawah bulu lehernya terdapat tanda yang unik berwarna oranye yang dipercaya menggambarkan matahari terbit. Berbeda dengan beruang madu dewasa, bayi beruang madu yang baru lahir memiliki bulu yang lebih lembut, tipis dan bersinar. Karena hidupnya di pepohonan maka telapak kaki beruang ini tidak berbulu sehingga ia dapat bergerak dengan kecepatan hingga 48 km per jam dan memiliki tenaga yang sangat kuat. Kepala beruang madu relatif besar sehingga menyerupai anjing yakni memiliki telinga kecil dan berbentuk bundar. Beruang jenis ini memiliki lidah yang sangat panjang dan dapat dipanjangkan sesuai dengan kondisi alam untuk menyarikan madu dari sarang lebah di pepohonan. Selain itu, lidah yang panjangnya dapat melebihi 25 cm itu juga digunakan untuk menangkap serangga kecil di batang pohon.Beruang madu memiliki penciuaman yang sangat tajam dan memiliki kuku yang panjang di keempat lengannya yang digunakan untuk mempermudah mencari makanan. Beruang madu lebih sering berjalan dengan empat kaki, dan sangat jarang berjalan dengan dua kaki seperti manusia. Lengan beruang jenis ini cukup lebar dan memiliki kuku melengkung serta berlubang yang memudahkannya memanjat pohon. Kuku tangan yang melengkung digunakan oleh beruang ini untuk menggali rayap, semut dan sarang lebah dan beruang yang sedang mencari madu akan segera menghancurkan kayu yang masih hidup dan segar dan bahkan berusaha untuk menggaruk pohon yang kayunya keras. Rahangberuang madu tidak proporsional karena terlalu besar sehingga tidak dapat memecahkan buah-buah besar seperti kelapa. Gigi beruang ini lebih datar dan merata dibandingkan dengan jenis beruang lain, gigi taringnya cukup panjang sehingga menonjol keluar dari mulut. Ukuran tulang tengkorak kepala beruang madu pada umunya memiliki panjang tengkorak 264,5 mm, panjang condylobasal 241,3 mm, lebar zygomatic 214,6 mm, lebar mastoid 170,2 mm, lebar interorbital 70,5 mm, lebar maxilla 76,2 mm. Beruang madu hidup di hutan-hutan primer, hutan sekunder dan sering juga di lahan-lahan pertanian, mereka biasanya berada di pohon pada ketinggian 2 - 7 meter dari tanah, dan suka mematahkan cabang-cabang pohon atau membuatnya melengkung untuk membuat sarang. Habitat beruang madu terdapat di daerah hujan tropis Asia Tenggara. Penyebarannya terdapat di pulau Borneo, Sumatera, Indocina, Cina Selatan, Burma, serta Semenanjung malaya. Oleh karena itulah jenis ini tidak memerlukan masa hibernasi seperti beruang lain yang tinggal di wilayah empat musim. Beruang madu pada masa lalu diketahui tersebar hampir di seluruh benua Asia, namun sekarang menjadi semakin jarang akibat kehilangan dan fragmentasi habitat. Beruang madu adalah binatang omnivora yang memakan apa saja di hutan.

Beruang Sloth

Beruang sloth adalah beruang pemalas yang hidup di India dan Sri Lanka. Mereka terutama memakan invertebrata. Mereka menggunakan cakar yang panjang dan melengkung untuk membongkar bukit rayap, kemudian mengisap rayap.

Beruang Hitam Amerika

Spesies beruang dengan populasi terbanyak, beruang ini beradaptasi pada pemukiman manusia, terkadang mencari makanan di tempat sampah. Selain hitam, ada pula yang berwarna cokelat atau cokelat kekuningan.

Beruang Cokelat Suriah

Ini adalah satu dari enam varietas beruang cokelat. Ia hidup di bukit dan pegunungan Asia Barat dan Tengah. Rambutnya relatif pendek dan lemak tubuhnya sedikit sebab ia aktif nyaris sepanjang tahun.

Beruang

Beruang adalah karnivora darat terbesar. Beruang kutub bisa mencapai berat 1 ton dan tinggi 3,4 m ketika berdiri tegak pada kaki belakangnya. Beruang adalah pemangsa kuat yang pandai beradaptasi. Kebanyakan beruang memakan berbagai macam makanan, tergantung pada apa yang tersedia di habitat mereka. Beruang biasanya hidup soliter. Selain induk dan anak, beruang jarang terlihat berkelompok. Ada delapan spesies beruang, termasuk panda raksasa. Beruang ditemukan di semua benua, kecuali Australia dan Antartika. Walaupun cenderung menghindari konflik, beruang dapat menjadi agresif. Jantan dewasa terkadang saling membunuh untuk memperebutkan betina.Beruang jantan muda, misalnya dua beruang hitam Asia, seringkali berpura-pura bertarung untuk menentukan siapa yang terkuat. Beruang hitam Asia memiliki topok rambut putih berbentuk bulan sabit di dada dan menghuni wilayah Iran, hingga Jepang.
Beruang memiliki indra penciuman dan pendengaran yang ulung, bertelinga bundar, berekor kecil, berbulu yang panjang, lebat dan kasar, Mereka memiliki cakar yang lebar dan berjumlah lima pada telapak tangan yang tak dapat ditarik masuk. Cakar-cakarnya digunakan untuk menyobek, menggali, dan menangkap. Penglihatan beruang hampir sama dengan penglihatan manusia. Beruang hitam dan sejenisnya tidak buta warna. Bermoncong yang panjang. Giginya digunakan untuk bertahan dan alat dan tergantung pada makanannya. Jumlah gigi bervariasi tergantung pada spesiesnya, beruang dapat memiliki 32 hingga 42 gigi. Susunan Gigi beruang tidak dikhususkan untuk membunuh mangsa mereka, karena gigi taring beruang relatif kecil dan umumnya digunakan untuk pertahanan diri atau alat. Bentuk gigi geraham beruang itu cukup lebar dan datar, gigi tersebut digunakan untuk memotong dan mengkunyah tumbuhan menjadi potongan lebih kecil supaya dapat dicerna.
Beruang memiliki empat telapak yang bercakar. Setiap telapak dilengkapi lima cakar yang tajam dan panjang. Kuku tersebut dapat digunakan untuk memanjat pohon, menyobek sarang rayap dan sarang lebah, menggali akar, atau menangkap mangsa, tergantung pada spesiesnya. jangan meremehkan beruang, dapat berlari mencapai kecepatan 50 km/jam (30 mph). Beruang juga dapat bergerak dengan fleksibel dan lincah.
Berbulu panjang dan kasar. Dengan warna bulu yang bervariasi tergantung pada spesiesnya, ada yang berwarna putih, blonde atau krem, hitam dan putih, sampai hitam semua atau coklat semua. Warna bulu beruang juga bervariasi walaupun mereka masih dalam satu spesies. Sebagai contoh, Beruang Amerika hitam mungkin saja berbulu hitam, coklat, coklat kemerahan, atau hitam kebiruan. Beberapa spesies, seperti Beruang Madu dan spectacled bear memiliki dada yang berwarna cerah dengan "facial markings".
Pada semua spesies beruang, ukuran jantan lebih besar daripada betina (yang masih dalam spesies yang sama). Perbedaan antar jenis kelamin ini, semakin besar pada spesies yang lebih besar. Beruang kutub jantan berbobot dua kali lebih besar daripada betinanya, sedangkan pejantan pada spesies beruang yang lebih kecil berbobot hampir sama dengan betinanya. Beruang dapat hidup sekitar 25 tahun hingga 40 tahun. Beruang yang hidup di hutan itu lebih cepat mati daripada mereka yang hidup di kebun binatang.

Serigala Abu-abu

Serigala abu-abu dewasa dapat mencapai tinggi 1 m dan berat 60 kg. Akan tetapi, ukuran dan warna bulu mereka tergantung pada habitatnya. Misalnya, serigala tundra Amerika Utara lebih berat dan memiliki rambut yang lebih putih dibandingkan serigala hutan yang ditemukan di hutan-hutan di daerah selatan. Sekelompok serigala abu-abu biasanya terdiri atas 8-12 ekor. Mereka mempertahankan wilayah yang amat luas. Setiap kelompok dipimpin oleh pasangan berbiak yang dominan, dikenal sebagai jantan dan betina alfa. Anggota kawanan berburu sebagai tim, yang memampukan mereka menjatuhkan dan menghabisi hewan besar, misalnya moose, karibu, dan bison.

Serigala

Serigala adalah anggota paling besar dan paling sosial dalam famili anjing. Ada empat spesies serigala-serigala abu-abu, serigala Ethiopia, serigala surai Amerika Selatan, dan serigala merah (yang terancam punah, dan hanya tersisa di North Carolina, AS). Di banyak bagian wilayah persebaran mereka, serigala abu-abu dihabisi karena membunuh hewan ternak. Akibatnya, mereka sekarang hanya ada di alam liar, misalnya tundra dan hutan pinus.

Rubah

Rubah adalah pemburu soliter yang terspesialisasi menangkap mangsa kecil, termasuk pengerat, serangga, dan cacing. Ada 23 spesies berbeda, semuanya memiliki tubuh langsing dan ekor yang panjang dan lebat. Rubah aktif saat fajar dan senja, sedangkan siang hari dihabiskan di dalam sarang. Rubah hidup di berbagai macam habitat, termasuk gurun, padang rumput, hutan, bahkan tundra Arktika. Rubah adalah pemangsa yang tangkas, sering kali melompat untuk menyergap mangsa kecil. Mereka juga pandai beradaptasi. Banyak rubah merah telah pindah ke wilayah perkotaan, di mana mereka melahap sisa-sisa makanan dan sampah. Bahkan rubah merah adalah mamalia darat dengan wilayah hidup terluas. Rubah merah hidup di Amerika Utara, Eropa, dan Asia, serta telah dibawa ke Australia.